Rabu, 12 Februari 2014

MENGENAL BAHAN DASAR TEKSTIL

MENGENAL BAHAN DASAR TEKSTIL

 Secara garis besar bahan dasar untuk membuat kain atau textile dibagi menjadi empat sumber, yaitu :
- Animal Textiles ( bahan baku dari binatang )
- Plant Textiles ( bahan baku dari tumbuhan )
- Mineral Textiles ( bahan baku dari bahan tambang )
- Synthetic Textiles ( bahan baku dari bahan buatan / kimia / sintetis)

Animal Textiles

Pada umumnya bahan Animal Textiles berasal dari rambut, bulu dan serat kulit binatang. Contoh kain yang berasal dari binatang, yaitu kain wool dan kain sutera. Kain wool pada umumnya berasal dari bulu domba namun, bisa juga dari bulu ilama, unta dan alpaca. Selain itu, ada juga kain yang berasal dari rambut domba dari Kasmir yang dinamakan kain Cashmere. Kain ini berharga mahal dan uniknya lebih sering dicuci akan semakin halus tetapi harus menggunakan detergen khusus seperti shampo. Wool dan Cashmere tergolong berat dan tebal sehingga cocok untuk daerah sejuk hingga dingin. Umumnya dijadikan jaket, mantel, selimut, dan jubah tradisional. Berbeda lagi dengan sutera yang berasal dari serat kepompong ulat sutera. Kain sutera sangat halus dan berkilau sehingga terlihat mewah, jadi berharga mahal. Cocok dibentuk menjadi aneka busana muslimah, Kerudung, Jilbab, Serban atau Sorban

Plant Textiles

Plant Textiles berasal dari serat tumbuhan. Selain itu, bisa berasal dari akar, kulit pohon, daun, dan buah tumbuhan. Contoh tumbuhan yang biasa diolah menjadi kain yaitu kapas, kapuk / randu, rami, pandan, bambu, kelapa, pisang, nanas, dan aneka rumput - rumputan. Kain dari kapas disebut katun ( cotton ) , dari serat nanas disebut pina, dll.

Mineral Textiles

Mineral Textiles berasal dari bahan tambang seperti asbes, basalt, besi, perak, serat gelas, dan emas. Pada umumnya ketika diolah menjadi kain dibentuk dulu menjadi serat atau lembaran. Tujuan penggunaan bahan tambang sebagai kain karena alasan khusus seperti kekuatan dan kemewahan. Kain dari asbes dinamakan vinyl.

Synthetic Textiles

Merupakan kain yang dibuat dari bahan sintesis atau kimia. Contoh kain dari bahan kimia :

Polyester
( dibuat dari serat sintesis berbahan dasar minyak bumi )
Aramid

Acrylic
( wool imitasi )
Nylon
( sutera imitasi )
Spandex atau Lycra

Olefin Fibre

Ingeo

Lurex

Satin
( kain mengkilap )

Tidak ada komentar:

Posting Komentar